Senin, 20 Maret 2017

Sekelumit Kisah Perjalanan Ke Taman Nasional Baluran


Taman Nasional Baluran adalah salah satu Taman Nasional di Indonesia
yang terletak di wilayah Banyuputih, Situbondo dan Wongsorejo, Banyuwangi
(sebelah utara), Jawa Timur, Indonesia. Nama dari Taman Nasional ini diambil
dari nama gunung yang berada di daerah ini, yaitu Gunung Baluran. Gerbang untuk
masuk ke Taman Nasional Baluran berada di 7°55'17.76"S dan
114°23'15.27"E. Taman nasional ini terdiri dari tipe vegetasi sabana,
hutan mangrove, hutan musim, hutan pantai, hutan pegunungan bawah, hutan rawa
dan hutan yang selalu hijau sepanjang tahun. Tipe vegetasi sabana mendominasi
kawasan Taman Nasional Baluran yakni sekitar 40 persen dari total luas lahan.

Sejarah

Minggu, 19 Maret 2017

Sedikit Cerita Tentang Perjalanan dari Ranu Gumbolo

Selamat pagi mak,
Iya ini aku anakmu yang lama tidak ada kabar. Pagi ini aku tidak kemana-mana, aku sedang kehabisan uang saku. Kerja belum tanggal gajian, toko online ku juga sedang sepi, mau minta duit ke emak aku juga malu. Apakah emak marah padaku, semoga ini kekurangan sangu ini bukan kutukan darimu mak, hari ini aku mau bercerita tentang perjalananku mak, jangan Tanya kenapa, karena pasti aku akan menjawab tadi aku iseng-iseng buka poto lamaku, ya aku tertarik untuk menceritakan perjalananku ke tulungagung.

Perjalan ini adalah perjalanan solotraveling terakhirku setelah dari bandung. Jangan minta minta anakmu ini untuk menceritakan perjalanan ke bandung ya mak, itu menyakitkan, sebuah perjalanan yang ku maksudkan untuk menghapus luka justru malah melahirkan luka baru. Baiklah mak, aku akan mulai cerita perjalananku ke tulungagung. Perjalanan yang di prediksi oleh gugel mep akan memakan waktu sekitar 4 jam 22 menit ini aku awali dari kostku mak. Aku berangkat pagi-pagi sekali, dengan motor kredit yang belum lunas ini aku bertolak dari Surabaya jam 7 pagi mak.

Minggu, 08 Maret 2015

Inilah Tipe Pendaki Menurut Zodiaknya

Pendaki gunung, manusia penggiat alam terbuka dan penyuka tantangan serta hawa dingin di tengah rimba belantara. Setiap manusia dan juga pendaki lahir, dalam perhitungan tanggal dan bulan kelahiran terkenal dengan logo Zodiak. Setiap orang memiliki tanda bintang atau Zodiak berdeda - beda. Nah, jika Anda adalah pendaki gunung, apa Zodiak Anda? Zodiak Anda akan menjadi pengenal tipe seorang pendaki seperti apa Anda. Berikut ini tipe pendaki gunung menurut Zodiak. Percaya atau tidak? Terserah Anda masing - masing.

Sabtu, 20 Desember 2014

KODE ETIK PECINTA ALAM DAN INTEPRETASINYA

Isi yang termaktub dalam Kode Etik Pecinta Alam, yang dirumuskan pada tahun 1974, pada kegiatan Gladian Nasional di Makasar, yaitu sbb :

1. Mengabdi kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2. Memelihara Alam beserta isinya, serta menggunakan sumber sesuai dengan kebutuhan.
3. Menghormati tata kehidupan yang berlaku pada masyarakat sekitarnya serta menghargai manusia dengan kerabatnya.
4. Mengabdi pada Bangsa dan Tanah-Air.
5. Berusaha memperkuat tali persaudaraan antar Pecinta Alam, dengan azas Pecinta Alam.

Antara Sahabat dan Kawah Bromo

lagi males nulis ni, aplot poto aja ya,

Menjadi Backpacker Pemula Apa Yang Mesti Disiapkan dan Diketahui?

Anda suka traveling? Pengen merasakan petualangan sampai pelosok negri atau ke ujung dunia? Banyak yang menjawab “pengen” “iya” “mau”. Tapi, banyak orang berpendapat bahwa traveling itu mahal dan ribet. Sehingga mereka terpaksa memendam hasrat traveling itu. Padahal seharusnya traveling itu gampang dan menyenangkan. Tiap orang butuh berganti suasana sejenak dan lepas dari rutinitas harian.

Sebenarnya, traveling itu nggak melulu mahal. Ada banyak cara untuk jalan-jalan murah. Menjadi backpacker atau berjalan-jalan ala backpacker yang merupakan salah satu cara untuk jalan-jalan murah. Sayangnya, masih banyak orang yang beranggapan jadi backpacker itu ribet karena semuanya harus diurusin sendiri.

Mengapa menjadi Backpacker?

Kamis, 20 November 2014

Surga Itu Bernama Indonesia

Memahami Indonesia tidak hanya dengan sesuatu yang terlihat, karena ada nilai - nilai yang tak kasat mata yang semestinya bisa dimengerti secara tersirat. Aku hanya ingin bicara dengan bahasaku sendiri, bukan dengan kata - kata yang sulit dieja. Dan aku hanya ingin mati di tanahku yang basah oleh darah dan air mata para penjajah, Tanah Indonesia!

Katanya Indonesia Ketinggalan Jaman Dan Kampungan
Aku pernah membayangkan, dulu ketika bapakku bertanya pada kakekku? "Pak, apakah penjajahan selama 350 tahun itukah yang membuat bangsa kita ini katanya menjadi ketinggalan jaman dan kampungan?"

"Ketinggalan jaman karena orang Indonesia tak pandai memasak daging sapi dan kerbau menjadi steak..... Ketinggalan jaman karena orang Indonesia tak tahu cara memasukan air yang mengalir dari dalam tanah dan celah batu pengunungan ke dalam botol kemasan, atau sekedar meminumnya dari keran.....Ketinggalan jaman karena orang Indonesia tidak tahu bagaimana caranya mengubah batu menjadi permata".